Dec 18, 2007

Sigur Ros - Heima (2007)









Film musikal yang menampilkan Sigur Ros sebagai band yang diceritakan memberikan konser kejutan di negara asalnya, Islandia , setelah melakukan tur keliling dunia. Tak ada yang membedakan film ini dengan film-film musikal lainnya, yang membuat saya terkesima mungkin suasana Islandia yang sangat nyaman sepertinya, sepanjang film kita akan dipertontonkan pemandangan khas skandinavia,rumah -rumah yang unik, pegunungan es, salju, sungai, pantai, hingga padang rumput yang sangat nyaman.

Film berdurasi kurang lebih satu setengah jam ini menampilkan konser kejutan Sigur Ros ditengah-tengah masyarakat Islandia sendiri. Konser dilakukan di beberapa kota di Islandia, film juga menayangkan petikan wawancara dengan personil dan rekan-rekan mereka, amiina contohnya yang setia sekali mengiringi konser Sigur Ros.

Satu hal yang membuat saya takjub akan penampilan Sigur Ros ini, bahwasanya musik mereka mampu membuat siapapun untuk mendengarnya, semua golongan usia tampak antusias ketika melihat penampilan band ini,musik yang mampu diterima oleh siapa saja. Paling tidak saya melihat ketika band ini perform, tidak ada orang yang berbicara, seperti semua terhipnotis akan kedahsyatan aksi mereka ini.

Alternatif tontonan terbaik tahun ini, menurut saya.


Tracklist :

DVD1

  1. Titles / Intro
  2. Glósoli
  3. Sé Lest
  4. Ágætis Byrjun
  5. Heysátan
  6. Olsen Olsen
  7. Von
  8. Gítardjamm
  9. Vaka
  10. Á Ferð Til Breiðafjarðar Vorið 1922 (with Steindór Andersen)
  11. Starálfur
  12. Hoppípolla
  13. Popplagið
  14. Samskeyti / Credits

DVD2

  1. Glósoli
  2. Memories Of Melodies
  3. Heysátan
  4. Sé Lest
  5. Gítardjamm
  6. Olsen Olsen
  7. Popplagið
  8. Á Húsafelli
  9. Surtshellir
  10. Church
  11. Museum
  12. Ágætis Byrjun
  13. Þorrablót
  14. Kvæðamannafélagið Iðunn
  15. Á Ferð Til Breiðafjarðar Vorið 1922 (with Steindór Andersen)
  16. Vaka
  17. Dauðalagið
  18. Hoppípolla / Með Blóðnasir
  19. Starálfur
  20. Vaka
  21. Heima
  22. Von
  23. Samskeyti
  24. Tour Diary
  25. Credits

sigur ros official web

heima official

heima @ imdb

Dec 13, 2007

Club 8 - Whatever you want

Ini lagu yang belakangan wara wiri di playlist gw .....

Club 8 - Whatever you want

am I ok here?

I think you ought to know this

another day

not unlike any other

it’s been like this so long

are you ok dear?

I know I should have noticed

a quiet day

not unlike any other

it’s been like this so long

whatever you want from me

whoever I try to be

I will never be there

I can never be her

in your society

am I ok dear?

I think you want to know this

duties I leave

not to take on another

and if I don’t fall this night

I will have to go along

unless something strange will happen

there’s still something to be done

this story will go on for long





video 

Dec 12, 2007

Jonny Greenwood - There Will Be Blood (2007)


Siapakah orang yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya atas bunyi-bunyian aneh yang mencampuri warna musik big band RADIOHEAD ?
-

Jonny Greenwood.Selain Thom Yorke, tentu saja.

Melalui album solo projectnya yang kesekian kalinya, gitaris Radiohead ini tetap saja mengusung warna musik eksperimental, lebih menyedihkan dan tragis ketimbang musik Radiohead!

There Will Be Blood merupakan album soundtrack sebuah film yang sepenuhnya penggarapan soundtracknya dilakukan Jonny. Bisa dibayangkan ceritera dalam film itu hanya dengan mendengarkan soundtrack nya saja, tragis, sendu dan mencekam ! tiga kata itu pulalah yang mampu mendeskripsikan album ini.

Atmosfer yang dibangun dalam keseluruhan album ini sungguh gelap. Memasuki track pertama saja kita sudah disuguhi lolongan violin bersahut-sahutan di timpali oleh suara piano yang membuat merinding.

Tipikal scoring sebuah film dimana banyak memainkan emosi dalam setiap nada -nada yang dipilih. Track yang wajib didengar menurut saya adalah "Prospectors Arrive", track berdurasi 4 menit 35 detik ini dibuka dengan string violin dan denting piano yang repetitif hingga hampir setengah lagu , datar dan mencekam, seperti menuntun pendengar ke sebuah lorong gelap yang tak berujung, itulah citra lagu ini. Sedangkan pada track ke 8, "Proven Lands", intronya sangat familiar dengan lagu-lagu khas Radiohead (simak kembali intro There There nya Radiohead), lebih up beat dibandingkan track -track sebelumnya yang mengobral kegalauan dan kesedihan. Selanjutnya track ke 9, "HW/Hoper Of New Fields", karya yang sangat menyayat hati ! perhatikan bagaimana lagu ini menghipnotis Anda dimulai dari detik ke 40 seterusnya sampai memasuki menit ke 2 dimana terjadi penurunan tempo solo biola.


Overall, album solo sekaligus soundtrack yang digarap oleh Jonny Greenwood ini sangat bagus dari segi komposisi dan bangunan musik yang dicitrakan, sebagai album score sebuah film album ini tidak begitu mengecewakan dan sebagai proyek pribadi seorang Greenwood, album ini layak untuk di dengarkan oleh fans Radiohead yang sedikit bosan dengan rintihan dan lenguhan Yorke , sesekali cobalah musik Radiohead minus departemen vokal, hehehe,,,,,,


my rate : 7.5/10 (salah satu kekurangan album ini adalah minimnya instrumen yang digunakan, terkesan monoton lagu per lagu, selain daripada itu sangat lah brilian!)


download
pass : nodatta.blogspot.com



Dec 11, 2007

Membedah In Rainbows CD 2



Belum hilang akan "surprise" yang diberikan oleh band yang tidak berlabel major ini terhadap format rilisan album terbarunya, kembali fans Radiohead bergembira ria dengan rilisan In Rainbows CD 2 (entah ide kreatif dan gila apa lagi yang terpikirkan oleh Thom berikutnya )

CD 2 berisikan 8 track dengan 2 track instrumental, dan materi-materi yang tersajikan dalam album ini benar-benar berbeda dengan apa yang mereka lakukan dalam CD 1. Seperti mendengarkan album yang benar-benar "terbaru"

Baiklah, sebelum bergegas menyerbu toko audio tanggal 1 Januari 2008 mendatang (rencana mereka akan rilis album In Rainbows dalam format CD/Vinyls 010108) saya akan bercerita sedikit perihal album lanjutan mereka ini....

1. MK 1
seperti berusaha untuk "menyambungkan" dengan CD 1 nya, kalau diperdengarkan dengan cara seksama akan terasa nada-nada yang dimainkan dalam track intrumental ini sama dengan outro pada "Videotape",

2. Down Is The New Up
Single abstrak kembali dimainkan oleh Yorke dkk, sangat mirip dengan "There There" namun dalam versi lunak serta ada tambahan violin di tengah tengah lagu, dilengkapi juga tentunya dengan suara-suara rintihan Yorke di sela-sela gesekan violin

3. Go Slowly
Bunyi-bunyian synth, celophone, dan piano menggempur bagian intro single ini dengan suara Yorke yang agak berbau "falsetto". Apa mungkin kuping saya saja yang merasakan hal ini atau tidak, track ini sungguh seperti tipikal Sigur Ros, band Islandia yang pernah membuka konser Radiohead, atmosfer yang mengawang-awang dengan vokal falset mengajak pendengar ingin terbang ...... mungkin yang membedakan track ini dengan lagu-lagu milik Sigur Ros adalah keberadaan strings gitar yang lebih dominan dibanding synth.

4. MK 2
Track instrumen kedua dalam album ini yang kental nuansa ambient/experimental sound nya, seperti ingin menyambungkan dengan track berikutnya

5. Last Flowers
Kembali saya merasakan nuansa Sigur Ros dalam track ini, terutama permainan keyboard nya kembali mengingatkan saya akan single "Samskeyti" milik Sigur Ros. Namun track ini lebih mirip dengan "Nude" di album In Rainbows CD 1 dengan versi yang sedikit lebih simpel, dan sangat cocok jika dimasukkan dalam album OK Computer 10 tahun yang lalu
6. Up On The Ladder
Menurut kabar, track ini merupakan track yang direkam bersamaan dengan album Kid A/Amnesiac, itu artinya track ini sangat kentara sekali nuansa eksperimen nya, dengan paduan riff gitar yang segar. Ya, track ini berbau up beat dengan nuansa eksperimental

7. Bangers and Mash
Mirip dengan "Bodysnatchers", temponya cepat dan banyak sekali memadukan jenis-jenis permainan musik, cobalah mendengarkan lebih seksama, akan didapatkan Thom Yorke sedikit bernyanyi rap dan agak-agak funk. Kemudian intro "bodysnatchers" terasa kembali dimainkan di pertengahan lagu ini, coba saja !

8. 4 Minute Warning
Durasi lagu ini 4 menit lebih 6 detik. Intro yang sepi dan tiba-tiba muncul suara Yorke menyanyi diiringi sound-sound ambient.Mirip track yang ada di album The Eraser nya Thom Yorke ketimbang track nya Radiohead nya sendiri. Tipikal track penutup.


Overall,saya beri angka 8/10 untuk album sekuel In Rainbows ini, semakin penasaran saya untuk segera memiliki CD nya awal tahun depan.




Dec 10, 2007

Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat


Katanya sih ada batu Malin Kundangnya, eh pas sampe sana, cuman tumpukan batu doang, gak ada mirip-miripnya dengan manusia yang lagi tertelungkup ....
Mitos yang dijadikan source wisata ....

Nov 21, 2007

So Stupid

Ini sedikit bercerita mengenai pengalaman saya minggu lalu mengikuti sebuah tes pegawai negeri tingkat pusat. Seperti yang sudah sudah sebelumnya, dilakukan sebuah tes yang dinamakan tes potensi akademik. dan sungguh memalukan, dengan soal soal yang sepertinya sudah cukup familiar menurut saya , malah justru membuat "mati kutu" selama pengerjaan soal soal.

Bagian tes yang membuat saya seperti orang yang bermemori sedikit adalah bagian tes kemampuan berhitung. Wajar saja kalau saya merasa "terpukul" atas kebodohan itu, sebab untuk memasuki institusi kuliah saya dahulu, mesti mati-matian mengerjakan soal soal yang berhubungan dengan hitung menghitung, jadi saya katakan di awal tadi bahwa itu merupakan soal soal yang cukup familiar menurut saya.

Tapi tetap saja setelah 4 tahun meinggalkan rumus rumus dan soal hitung-hitungan membuat memori otak saya kembali tumpul, bahkan untuk satu soal seperti bagi-kali-tambah dan kurang saja saya membutuhkan sekitar 5 menit untuk memecahkannya. Huh, dan sampai saat ini saya tidak habis pikir kenapa saya lupa dengan kata "faktorial", dalam soal ada yang menanyakan 5! : 4! , saya kira itu soal salah cetak, jadi tidak saya kerjakan saja, damn! ternyata itu soal matematika dasar yang menurut saya GAMPANG sekali, siaaaalllll !!!

Institusi saya kuliah dahulu mesti bertanggung jawab atas "degradasi" otak gw ! dulu pas jaman SPMB-SPMB an 1 soal matematika kompleks mampu saya kerjakan sekitar 2-3 menit (dengan rumus-rumus cepat a la Lembaga Bimbingan Belajar tentunya), sekarang untuk soal soal matematika dasar dalam psikotes saya malah merasakan mengerjakan soal yang lebih parah dari soal -soal ujian SPMB! sialan !

Mungkin memang saya sudah tidak memiliki bakat dalam hal-hal seperti itu, dan akhirnya saya memercayai perkataan orang bahwa "ilmu yang tidak di asah, lama lama akan hilang juga" itu akhirnya saya percaya ! untungnya saya masih punya "ilmu" yang lainnya.....

Nov 8, 2007

OK Rainbows (1997+2007)

Sebenarnya saya sudah lama mengetahui kabar adanya keterkaitan antara album OK Computer dengan In Rainbows, album mutakhir rilisan tahun 2007 ini. Tetapi saya baru berkesempatan mencoba mengamatinya saat ini. Oke, saya tidak tahu menahu mengenai bilangan biner yang komplementer (selengkapnya silakan baca ini) antara kedua album tersebut, tapi disini saya akan mencoba menganalisis berdasarkan telinga orang awam seperti saya ini track per track hasil kombinasi dua album tersebut.

Berikut ini adalah susunan playlist jika menggunakan teori konspirasi OK Computer dan In Rainbows :
Radiohead - 01 and 10 playlist:
1. Airbag (OK Computer)
2. 15 Step (In Rainbows)
3. Paranoid Android (OK Computer)
4. Bodysnatchers (In Rainbows)
5. Subterranean Homesick Alien (OK Computer)
6. Nude (In Rainbows)
7. Exit Music (For A Film) (OK Computer)
8. Weird Fishes/Arpeggi (In Rainbows)
9. Let Down (OK Computer)
10. All I Need (In Rainbows)
11. Karma Police (OK Computer)
12. Fitter Happier (OK Computer)
13. Faust Arp (In Rainbows)
14. Electioneering (OK Computer)
15. Reckoner (In Rainbows)
16. Climbing Up The Walls (OK Computer)
17. House Of Cards (In Rainbows)
18. No Surprises (OK Computer)
19. Jigsaw Falling Into Place (In Rainbows)
20. Lucky (OK Computer)
21. Videotape (In Rainbows)
22. The Tourist (OK Computer)

Menurut beberapa sumber, transisi antar lagu hasil kombinasi tersebut menunjukkan kesengajaan Thom Yorke dkk yang menjadikan album OK Computer (1997) dan In Rainbows (2007) sebagai satu kesatuan.

Baiklah, dimulai dari track "Airbag" dari album OK Computer sebagai track pertama album konspirasi dilanjutkan dengan track "15 Step" dari album In Rainbows sebagai track berikutnya, transisi antara outro "airbag" menuju intro "15 step" cukup kentara dengan memainkan outro yang cukup panjang yang seolah olah menunjukkan bahwa akan masuk pada track "15 step" yang di introduksi dengan bebunyian ambient, cukup kerasa kesinambungannya. Kemudian dari outro "15 step" menuju "Paranoid Android", seperti fase relaksasi. Saya katakan disini sangat pas intro Paranoid yang diawali akustikan gitar lalu sahutan vokal abstrak Thom. Outro "Paranoid..." yang fluktuatif diawali dengan lenguhan Thom lalu di klimakskan dengan "menyalak" nya semua instrumen lainnya hingga ke akhir track lalu disambung dengan intro "Bodysnatchers" yang kurang lebih sama seperti bunyi pada akhir track "Paranoid", luar biasa ! Masuk ke single "Subterranean" yang tipikal lagu datar dengan outro yang melemah disambung dengan track mendayu dayu "Nude" ,ini juga cocok ! Selanjutnya dari Nude menuju Exit Music, atmosper yang tercipta adalah perasaan galau , menyatu sekali dari Nude-Exit Music. Seolah olah ingin membangkitkan mood kembali, track Arpeggi-pun terasa pas untuk membuat pikiran yang semula galau dari track Subterranean - Exit Music, menjadi sedikit up-beat tempo yang dimainkan. 3 track berikutnya menurut saya adalah track track balada nya Radiohead (baca : track komersil) perpaduan antara Let Down - All I Need - Karma Police, karma police pas dijadikan bridge antara 10 lagu pertama dan 10 lagu terakhir. Bridge berikutnya adalah "mantra aneh" a la Fitter Happier yang langsung di panasi dengan track Faust Arp yang kebetulan dimulai dengan hitungan "one, two, three four" menandakan dimulainya bagian 10 lagu terakhir. Track berikutnya adalah Electioneering - Reckoner - Climbing Up The Walls sebagai 3 track yang bertempo tinggi, hampir dari ketiga lagu itu menggunakan distorsi gitar yang kasar entah di bagian awal, tengah atau akhir track, benar benar seperti di setting saja ketiga urutan lagu itu. Berikutnya kembali down tempo, yaitu House Of Cards yang abstrak, disambung dengan No Surprises yang di introduksi dengan bebunyian a la mainan bayi , "ting tong ting tong". Jigsaw dan Lucky seakan akan menjadi track yang me refresh kembali suasan a hati yang galau dengan beat yang sedikit naik, lalu terjun bebas kembali pada track Videotape yang melankolis yang pada akhirnya ditutup oleh Tourist yang begitu menyedihkan! sangat pas antara Videotape-Tourist disambung menjadi kesatuan pada track penutup kombinasi album ini. Awesome !

Secara keseluruhan kombinasi 2 album ini tidak begitu kentara "cacat" nya, paling tidak menurut pendengaran orang awam seperti saya. Sungguh merupakan petualangan baru bisa mendengarkan gabungan 2 album yang terpaut 10 tahun menjadi satu kesatuan yang nyaris tidak terkesan dipaksakan. Mendengarkan Radiohead memang seringkali membuat suasana hati gundah, depresi dan menjadi sering melamun, menjadikan pikiran mengawang awang, hehe. Namun,sangat beruntung saya menjadi saksi atas karya masterpiece seperti ini, so brilliant ! Dan pada akhirnya saya mengusulkan untuk merilis kombinasi 2 album ini menjadi 1 album dengan judul "OK Rainbows"

Nov 1, 2007

Review Of The Month

The Silent Ballet: Volume 6 Fall 2007

Apa yang terjadi di dunia perpostrockan di musim gugur kali ini ? jawabannya adalah ketidak jelasan. Setidaknya itulah gambaran yang saya tangkap secara audio setelah berulang ulang menyimak kompilasi The Silentballet Volume VI kali ini yang mengusung tema Cadence Kompilasi yang berisi 10 track dapat dikatakan jauh dari pencapaian sebelumnya. Well, setidaknya ada kekonstanan dalam karya karya postrock yang ditampilkan oleh The SilentBallet.

Dimulai dengan track Bad Vibrations oleh My Education yang akustik, terasa monoton ketika musik yang diracik begitu repetitif, seandainya saja dipotong dengan durasi sekitar 4-5 menit mungkin track ini akan sedikit "hidup" sebagai track pembuka. Hampir semua band yang menyumbangkan single dalam kompilasi ini "kompak" dengan art cover yang bernuansa gelap (dark) diikuti dengan musik yang mereka sumbangkan. Mungkin hanya GP~00 yang sedikit berbeda musiknya namun tetap nuansa yang dihadirkan adalah downbeat/low, Underlapper memberikan single yang jazzy dengan suara suara synth dipadukan simbal dan piano yang bersahut-sahutan dan tempo yang semakin naik pada outro. Strangers Die Every Day mungkin lumayan baik untuk didengarkan berulang ulang, tipikal postrock yang suka memainkan tempo, ada saat-saat klimaks dan ada saat-saat relaksasi. Band lainnya yang bermain upbeat adalah Beast, Please Be Still, The Shy Trafficker yang memainkan postrock simpel paduan drum-bass yang dimainkan dengan tempo yang berbeda, hampir seperti Immanu El.

Watch this band : Strangers Die Every Die, Beast, Please Be Still, GP~00, The Shy Trafficker, dan The Evpatoria Report

My Rate : 7/10

Tracklist

Track 1. My Education: Bad Vibrations
Bad Vibrations, TBA TBA.
website: www.myeducationmusic.com
myspace: www.myspace.com/myeducation

Track 2. Last Days: Two Halves of a Line
These Places Are Now Ruins, 2007 n5md.
website: www.myspace.com/lastdaysmyspace
myspace: www.myspace.com/lastdaysmyspace

Track 3. Morning Stalker: Bromden
Silhouettes 2, 2007 Hello Square Recordings.
website: www.myspace.com/morningstalker
myspace: www.myspace.com/morningstalker

Track 4. GP~00: Achromatic
i, 2007 Forgotten Empires.
website: www.gp-00.com
myspace: www.myspace.com/paradoxprojects

Track 5. Underlapper: Renfeld
Red Spring, 2007 Feral Media.
website: www.myspace.com/underlapper
myspace: www.myspace.com/underlapper

Track 6. Strangers Die Every Day: Untitled
Split with Joseph Childress, 2007 Self-Released
website: www.strangersdieeveryday.com
myspace: www.myspace.com/strangersdieeveryday

Track 7. Building Castles Out of Matchsticks: Smile, Silly Face
Smile, Silly Face!, 2007 9.12 Records.
website: www.room101.net/buildingcastlesoutofmatchsticks
myspace: www.myspace.com/buildingcastlesoutofmatchsticks

Track 8. Beast, Please Be Still: The Guys at the Bar Served Murder
for a Nightcap
Beast, Please Be Still, TBA Beep Repaired.
website: www.beastpleasebestill.com
myspace: www.myspace.com/beastpleasebestill

Track 9. The Shy Trafficker: Ape Will Eat Chicken
Hard Fought, Found Thought, 2007 Self-Released.
website: www.shytrafficker.com
myspace: www.myspace.com/theshytrafficker

Track 10. The Evpatoria Report: Eighteen Robins Road
Maar, TBA TBA.
website: www.the-evpatoria-report.net
myspace: www.myspace.com/theevpatoriareport

Bands or labels wishing to be featured in the next volume should
submit an inquiry to info@thesilentballet.com.

About the Artist

Eric Ross is graphic designer by day, rock musician by night. Currently
attending the Pittsburgh Technical Institute, he’ll be graduating in July 2008
with an Associates Degree in Graphic Design. Those interested in contacting
Eric for other projects should do so at ross1566@students.pti.edu.


download link

thesilentballet




Sigur Ros - Hvarf/Heim (2007)














Penantian selama berbulan bulan terhitung sejak di beritakan penggarapan film yang dibintangi Sigur Ros pada pertengahan Agustus 2007 lalu, Heima, sudah membuat saya begitu penasaran terhadap materi album yang termasuk album b-sides,rarities nya Sigur Ros ini. Tak apalah walaupun bukan studio album tetapi sudah sedikit mengobati kerinduan akan nuansa galau yang disuguhkan icelandic's band ini sembari menunggu rilisan album penuhnya tahun depan.

Format double album Hvarf dan Heim yang total berjumlah 11 track merupakan lagu-lagu Sigur Ros yang telah terlebih dahulu di rilis namun dengan sedikit aransemen dan racikan akustik membuat album ini terdengar seperti album "baru".

3 track yang ada pada album Hvarf merupakan materi baru yang belum pernah di rilis oleh Sigur Ros pada album album sebelumnya,yaitu Salka, Hljomalind, dan I Gaer. Intro mengawang awang pada track Salka seolah menjadi "pembuka" untuk menerbangkan pendengarnya , dan diikuti dengan lenguhan falset Jonsi semakin membuat hati tertusuk dan bergidik, dengan lirik yang repetitif membuat lagu ini terasa nuansa gelap dan sendu khas Sigur Ros. Berbeda dengan Salka, pada track selanjutnya, Hljomalind, nuansa yang diciptakan lebih "segar", bagian yang saya sukai adalah ketika masuk sesi bridge menuju chorus yang diikuti backsound falset plus string yang melengking, bass yang "padat" dan konstan nya ketukan drum membuat bagian reff pada track ini menjadi klimaksnya. Pada track I Gaer diiringi suara triangle yang lembut tiba tiba dikejutkan dengan sound keras untuk kemudian menuntun Anda untuk mendengarkan falset Jonsi yang sekilas seperti orang yang kehilangan semangat hidup. Track ini dapat dikatakan track paling "keras" dibanding 2 track sebelumnya, dengan tidak melupakan sound sendu dan galau khas Sigur Ros tentunya.

Track lainnya berisi lagu lagu daur ulang, seperti Von (Von) yang dibuat 2 versi yang keduanya tetap menghadirkan atmosphere sendu, yang membedakan adalah Von pada album Heim ditampilkan secara akustik dan Von pada album Hvarf lebih terasa "keras". Kemudian Hafssol yang merupakan versi tambahan pada EP Hoppipolla versi akustik dengan sound bass yang "tebal". Lalu berturut turut versi akustik dari Samskeyti, Staralfur, Vaka, Agaetis Byrjun dan Heysatan yang melengkapi album b-sides, unreleased dan rarities Sigur Ros tahun ini. Namun sangat disayangkan di album ini tidak ditampilkan single Njosnavelin (Untitled #4) yang ditampilkan dalam film Heima.

Overall, walaupun materi dalam double album ini bukan merupakan sesuatu yang baru saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada mereka. Sembari menunggu album penuh nya dan film Heima (apakah akan rilis di Indonesia ?) ada baiknya sedikit bernostalgia dengan lagu lagu daur ulang Sigur Ros ini, niscaya hati Anda yang semula ceria akan luluh dan hati Anda yang semula galau akan semakin depresi setelah menyimak keseluruhan materi album ini , terlebih dengan didukung oleh cuaca yang hujan dan lampu kamar temaram, haha....

my rate : 8/10
download

Oct 30, 2007

Gadis Perkotaan Yang Semakin Identik

Sadarkah anda anda sekalian dengan lingkungan sekeliling Anda yang di lalu lalangi oleh gadis gadis entah itu mahasiswi, anak SMU /SMP atau wanita wanita paruh baya yang tidak mereka sadari telah menjadi korban keseragaman sebuah mode,

Bukannya apatis terhadap orang-orang yang mengikuti mode atau lainnya , tetapi saya merasa "jengah" ketika berjalan ke kampus, di dalam angkot, membeli sayuran di pasar, ke mall, rumah ibadah bahkan rumah sakit selalu melihat keidentikan itu . Yup, wanita yang identik, yang seragam menggunakan celana warna warni dengan potongan menyempit pada bagian bawah (damn, apa mereka tidak kesulitan melepas celana mereka ?Hahaha...). Seperti ini kah citra yang diciptakan oleh gadis-gadis remaja urban ? menciptakan keseragaman yang pada akhirnya membuat orang memandang merasa bosan

Arggghhh....serba salah memang , kalau tidak mengikuti mode nanti dibilang tidak gaul, ketika mengikuti mode malah "ikut-ikutan" alias latah mode.....susah sekali menjadi wanita perkotaan memang. Pada akhirnya tulisan ini hanya ingin menggugah Anda anda sekalian untuk mencoba mengamati lingkungan sekitar Anda , apakah Anda termasuk dalam orang yang seragam dan identik itu ? ataukah Anda termasuk orang yang merasa "jengah" melihat keseragaman dan keidentikkan itu ?

ada pertanyaan menggelitik pada saat ngobrol bersama teman, "gimana sih cewek cewek itu kalo kebelet buang air besar ? pasti belepotan di celana sebelum dibuang di kloset ! wakkakaka....pasti kakinya nyangkut tuh di celana bagian bawahnya yg sempit itu ...."
ah, saya hanya bisa menulis,.....

"duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban.." (Taken From: Efek Rumah Kaca - Belanja Sampai Mati)

Thanks Thanks Thanks !

Tidak terasa wisudaan yang diidam idamkan mahasiswa ITB akhirnya saya rasakan juga, walaupun nuansa nya tidak sama seperti pada saat saya menjadi kroco 4 tahun lalu, yang penting lulus deh ....
Terimakasih saya ucapkan kepada kawan-kawan, adik adik angkatan 2005 yang telah memberikan "gift" yang sangat tidak berharga sama sekali hehee.... semoga apa yang telah saya dan kawan kawan 2005 lakukan di masa lalu tidak menjadi kesia siaan , maju terus ....terimakasih sekali lagi

All of a Sudden I Miss Everyone (Explosions In The Sky)