Mar 30, 2008

Gempuran postrock dari Australia

Beri sambutan kepada sleepmakeswaves dan Lakes Of Russia! Setelah beberapa bulan belakangan ini musik postrock yang saya perdengarkan berada di jalur ambient/shoegaze, kita kembali diperdengarkan dengan postrock yang hingar bingar (setidaknya jika dibandingkan dengan album terbaru Gregor Samsa, Resplandor atau Spokes).

Sleepmakeswaves - In Today Already Walks Tomorrow [2008]

sleepmakeswaves adalah band postrock yang memiliki karakter seperti EITS (dengan twinkle guitar nya), 65dos (dengan hentakan drumnya yang dinamis), dan ISIS (distorsi yang kasar dan garang) membuat band yang merilis EP nya yang berjudul In Today Already Walks Tomorrow [EP] (Utopia Records, 2008) wajib untuk terus menerus didengarkan. Simak intro pembuka I Will Write Peace on Your Wings and You Will Fly Over The World (7:22) yang memadukan EITS, 65dos, Isis dipertemukan dengan Mogwai. Single One Day You Will Teach Me to Let Go Of My Fears (berdasarkan review tsb) cukup kuat untuk menyatakan bahwa band ini cukup berkarakter dalam menyajikan musik postrock yang hingar bingar. Keseluruhan EP berisi 6 track, dan track penutup menjadi track kesukaan saya, What We Cannot Speak Of, Must be Passed Over in Silence, berhasil memainkan tempo naik-turun seperti sebuah proses klimak-antiklimaks.
My Rate : 8/10


Lakes Of Russia - Stars Decorate The Fire (2008)

Berbeda sedikit dengan sleepmakeswaves, Lakes Of Russia (band yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan negara Rusia dan memiliki hanya 1 personil), sama sama memiliki pengaruh EITS, dan Isis. Bedanya disini, musik LoR sedikit terpengaruh gaya permainan Mono, ASMZ atau GY!BE yang memasukkan sedikit unsur orkestra dan mendekati kesuraman. Sedikit mengikuti Laura dalam permainan musik mereka, tetapi karakter LoR tetap khas dan mampu membuat kita untuk terus menerus memutar musiknya. Single kesukaan saya adalah Dead Trees. So Awesome !
My Rate :7.5/10


Beberapa album yang wara wiri di playlist saya :
1. You May Die In The Desert and Gifts From Enola - Harmonic Motion Vol 1 (Split 2008)
2. Resplandor - Pleamar (2008)
3. Takahiro Kido - Fleursy Music (2008)
4. The Drift - Memory Drawings (2008)
5. A Hawk in the Heavens - the glow and the approach EP (2008)

Mar 5, 2008

Cloud Cult - Feel Good Ghosts (Tea-Partying Through Tornadoes) 2008

Beri sambutan yang hangat kepada pengusung Indie Pop/Baroque Pop Minneapolis, Minnesota ini, CLOUD CULT.
Atas rekomendasi seorang teman, saya mencoba mendengarkan album ke 8 band yang terbentuk sejak tahun 1995 ini. Benar saja, pertama mendengarkan keseluruhan materi album saya langsung merasa tertarik untuk terus mendengarkan lagu lagu mereka. Ketertarikan pada saat pendengaran pertama, sama halnya ketika saya pertama kali mendengarkan Architecture In Helsinki, Arcade Fire,Of Montreal, Stars dan Apples In Stereo. Sungguh menyenangkan mendengar musik semacam ini.

Feel Good Ghosts sebenarnya baru akan rilis pada April 2008 nanti, entah kenapa sudah tersebar di internet beberapa waktu yang lalu. Album berisi 13 track yang, menurut saya, sudah cukup baik flow yang diciptakan melalui susunan lagunya. Mulai dari intro "No One Said It Would Be Easy" yang cocok sekali dijadikan lagu pembuka, petikan gitar yang bertempo cepat tapi tetap menciptakan atmosfer a la baroque. Kemudian "Everybody Here Is a Cloud" yang saya prediksikan cocok dijadikan sebagai single di album ini. Intro yang misterius dengan suara vokal yang melengking dan tentu saja bagian reffrain yang choir.Lalu ada "The Tornado Lessons" yang melibatkan suara piano klasik, seperti sedang berada dalam sebuah katedral kuno. Suara biola dan string dalam sebuah orkestra pada "When Water Comes to Life". Nuansa akustik pada "The Ghost Inside Our House". dan pada akhirnya track "Love You All", adalah track paling sendu dari semua track dalam album ini. Seperti hendak menyampaikan salam perpisahan pada pendengar.Seperti sedang mengikuti upacara pemakaman sahabat terbaik. Kalau kata teman saya, sangat psychromaticmusic, hahahahaa...

Berikut judul track pada album Feel Good Ghosts
1. "No One Said It Would Be Easy" – 3:33
2. "Everybody Here Is a Cloud" – 3:16
3. "The Tornado Lessons" – 2:34
4. "When Water Comes to Life" – 3:47
5. "Must Explore" – 0:21
6. "Journey of the Featherless" – 3:06
7. "The Ghost Inside Our House" – 2:52
8. "It's What You Need" – 1:06
9. "Story of the Grandson of Jesus" – 2:36
10. "Hurricane and Fire Survival Guide" – 3:49
11. "May Your Hearts Stay Strong" – 4:20
12. "The Will of a Volcano" – 2:37
13. "Love You All" – 5:03

Overall, saya berani mengatakan bahwa album Cloud Cult ini pada ujung tahun 2008 nanti akan menjadi salah satu album indie terbaik 2008.

Mari minum teh di tengah tornado, cheers!

info
web

Mar 3, 2008

tak bosanbosannya mendengar ini

sumber : wikipedia

Udah beberapa hari ini bawaannya pengen dengerin OST ini ,... bukan karena lagi rame di review oleh majalah-majalah musik pun bukan karena filmnya baru dapet award di Oscar untuk best original screenplay, lebih dari itu keseluruhan album soundtrack ini benar-benar mampu membawa seorang saya untuk terus menerus mengulang lagu-lagunya. Nuansa folk yang mengasikkan, seperti sedang di tempat yang tinggi bersandar di pohon rimbun secangkir kopi panas, rerumputan dan hembusan angin ....

simak Sticking With You (Velvet Undergorund):
"Im sticking with you
cos Im made out of glue
Anything that you might do
Im gonna do too"
atau pas folk yang menyejukkan versi Belle and Sebastian yang seperti orang sedang bercerita , atau ketika Kimya Dawson hanya menyanyikan (lebih tepatnya menggumam) pada My Rollercoaster , "dududuuuu....dududuuduu....."
pada intinya lagu ini tidak membosankan sekali, inilah seharusnya album Soundtrack !

Hidup Andy Warhol !



All of a Sudden I Miss Everyone (Explosions In The Sky)