Nov 21, 2007

So Stupid

Ini sedikit bercerita mengenai pengalaman saya minggu lalu mengikuti sebuah tes pegawai negeri tingkat pusat. Seperti yang sudah sudah sebelumnya, dilakukan sebuah tes yang dinamakan tes potensi akademik. dan sungguh memalukan, dengan soal soal yang sepertinya sudah cukup familiar menurut saya , malah justru membuat "mati kutu" selama pengerjaan soal soal.

Bagian tes yang membuat saya seperti orang yang bermemori sedikit adalah bagian tes kemampuan berhitung. Wajar saja kalau saya merasa "terpukul" atas kebodohan itu, sebab untuk memasuki institusi kuliah saya dahulu, mesti mati-matian mengerjakan soal soal yang berhubungan dengan hitung menghitung, jadi saya katakan di awal tadi bahwa itu merupakan soal soal yang cukup familiar menurut saya.

Tapi tetap saja setelah 4 tahun meinggalkan rumus rumus dan soal hitung-hitungan membuat memori otak saya kembali tumpul, bahkan untuk satu soal seperti bagi-kali-tambah dan kurang saja saya membutuhkan sekitar 5 menit untuk memecahkannya. Huh, dan sampai saat ini saya tidak habis pikir kenapa saya lupa dengan kata "faktorial", dalam soal ada yang menanyakan 5! : 4! , saya kira itu soal salah cetak, jadi tidak saya kerjakan saja, damn! ternyata itu soal matematika dasar yang menurut saya GAMPANG sekali, siaaaalllll !!!

Institusi saya kuliah dahulu mesti bertanggung jawab atas "degradasi" otak gw ! dulu pas jaman SPMB-SPMB an 1 soal matematika kompleks mampu saya kerjakan sekitar 2-3 menit (dengan rumus-rumus cepat a la Lembaga Bimbingan Belajar tentunya), sekarang untuk soal soal matematika dasar dalam psikotes saya malah merasakan mengerjakan soal yang lebih parah dari soal -soal ujian SPMB! sialan !

Mungkin memang saya sudah tidak memiliki bakat dalam hal-hal seperti itu, dan akhirnya saya memercayai perkataan orang bahwa "ilmu yang tidak di asah, lama lama akan hilang juga" itu akhirnya saya percaya ! untungnya saya masih punya "ilmu" yang lainnya.....

Nov 8, 2007

OK Rainbows (1997+2007)

Sebenarnya saya sudah lama mengetahui kabar adanya keterkaitan antara album OK Computer dengan In Rainbows, album mutakhir rilisan tahun 2007 ini. Tetapi saya baru berkesempatan mencoba mengamatinya saat ini. Oke, saya tidak tahu menahu mengenai bilangan biner yang komplementer (selengkapnya silakan baca ini) antara kedua album tersebut, tapi disini saya akan mencoba menganalisis berdasarkan telinga orang awam seperti saya ini track per track hasil kombinasi dua album tersebut.

Berikut ini adalah susunan playlist jika menggunakan teori konspirasi OK Computer dan In Rainbows :
Radiohead - 01 and 10 playlist:
1. Airbag (OK Computer)
2. 15 Step (In Rainbows)
3. Paranoid Android (OK Computer)
4. Bodysnatchers (In Rainbows)
5. Subterranean Homesick Alien (OK Computer)
6. Nude (In Rainbows)
7. Exit Music (For A Film) (OK Computer)
8. Weird Fishes/Arpeggi (In Rainbows)
9. Let Down (OK Computer)
10. All I Need (In Rainbows)
11. Karma Police (OK Computer)
12. Fitter Happier (OK Computer)
13. Faust Arp (In Rainbows)
14. Electioneering (OK Computer)
15. Reckoner (In Rainbows)
16. Climbing Up The Walls (OK Computer)
17. House Of Cards (In Rainbows)
18. No Surprises (OK Computer)
19. Jigsaw Falling Into Place (In Rainbows)
20. Lucky (OK Computer)
21. Videotape (In Rainbows)
22. The Tourist (OK Computer)

Menurut beberapa sumber, transisi antar lagu hasil kombinasi tersebut menunjukkan kesengajaan Thom Yorke dkk yang menjadikan album OK Computer (1997) dan In Rainbows (2007) sebagai satu kesatuan.

Baiklah, dimulai dari track "Airbag" dari album OK Computer sebagai track pertama album konspirasi dilanjutkan dengan track "15 Step" dari album In Rainbows sebagai track berikutnya, transisi antara outro "airbag" menuju intro "15 step" cukup kentara dengan memainkan outro yang cukup panjang yang seolah olah menunjukkan bahwa akan masuk pada track "15 step" yang di introduksi dengan bebunyian ambient, cukup kerasa kesinambungannya. Kemudian dari outro "15 step" menuju "Paranoid Android", seperti fase relaksasi. Saya katakan disini sangat pas intro Paranoid yang diawali akustikan gitar lalu sahutan vokal abstrak Thom. Outro "Paranoid..." yang fluktuatif diawali dengan lenguhan Thom lalu di klimakskan dengan "menyalak" nya semua instrumen lainnya hingga ke akhir track lalu disambung dengan intro "Bodysnatchers" yang kurang lebih sama seperti bunyi pada akhir track "Paranoid", luar biasa ! Masuk ke single "Subterranean" yang tipikal lagu datar dengan outro yang melemah disambung dengan track mendayu dayu "Nude" ,ini juga cocok ! Selanjutnya dari Nude menuju Exit Music, atmosper yang tercipta adalah perasaan galau , menyatu sekali dari Nude-Exit Music. Seolah olah ingin membangkitkan mood kembali, track Arpeggi-pun terasa pas untuk membuat pikiran yang semula galau dari track Subterranean - Exit Music, menjadi sedikit up-beat tempo yang dimainkan. 3 track berikutnya menurut saya adalah track track balada nya Radiohead (baca : track komersil) perpaduan antara Let Down - All I Need - Karma Police, karma police pas dijadikan bridge antara 10 lagu pertama dan 10 lagu terakhir. Bridge berikutnya adalah "mantra aneh" a la Fitter Happier yang langsung di panasi dengan track Faust Arp yang kebetulan dimulai dengan hitungan "one, two, three four" menandakan dimulainya bagian 10 lagu terakhir. Track berikutnya adalah Electioneering - Reckoner - Climbing Up The Walls sebagai 3 track yang bertempo tinggi, hampir dari ketiga lagu itu menggunakan distorsi gitar yang kasar entah di bagian awal, tengah atau akhir track, benar benar seperti di setting saja ketiga urutan lagu itu. Berikutnya kembali down tempo, yaitu House Of Cards yang abstrak, disambung dengan No Surprises yang di introduksi dengan bebunyian a la mainan bayi , "ting tong ting tong". Jigsaw dan Lucky seakan akan menjadi track yang me refresh kembali suasan a hati yang galau dengan beat yang sedikit naik, lalu terjun bebas kembali pada track Videotape yang melankolis yang pada akhirnya ditutup oleh Tourist yang begitu menyedihkan! sangat pas antara Videotape-Tourist disambung menjadi kesatuan pada track penutup kombinasi album ini. Awesome !

Secara keseluruhan kombinasi 2 album ini tidak begitu kentara "cacat" nya, paling tidak menurut pendengaran orang awam seperti saya. Sungguh merupakan petualangan baru bisa mendengarkan gabungan 2 album yang terpaut 10 tahun menjadi satu kesatuan yang nyaris tidak terkesan dipaksakan. Mendengarkan Radiohead memang seringkali membuat suasana hati gundah, depresi dan menjadi sering melamun, menjadikan pikiran mengawang awang, hehe. Namun,sangat beruntung saya menjadi saksi atas karya masterpiece seperti ini, so brilliant ! Dan pada akhirnya saya mengusulkan untuk merilis kombinasi 2 album ini menjadi 1 album dengan judul "OK Rainbows"

Nov 1, 2007

Review Of The Month

The Silent Ballet: Volume 6 Fall 2007

Apa yang terjadi di dunia perpostrockan di musim gugur kali ini ? jawabannya adalah ketidak jelasan. Setidaknya itulah gambaran yang saya tangkap secara audio setelah berulang ulang menyimak kompilasi The Silentballet Volume VI kali ini yang mengusung tema Cadence Kompilasi yang berisi 10 track dapat dikatakan jauh dari pencapaian sebelumnya. Well, setidaknya ada kekonstanan dalam karya karya postrock yang ditampilkan oleh The SilentBallet.

Dimulai dengan track Bad Vibrations oleh My Education yang akustik, terasa monoton ketika musik yang diracik begitu repetitif, seandainya saja dipotong dengan durasi sekitar 4-5 menit mungkin track ini akan sedikit "hidup" sebagai track pembuka. Hampir semua band yang menyumbangkan single dalam kompilasi ini "kompak" dengan art cover yang bernuansa gelap (dark) diikuti dengan musik yang mereka sumbangkan. Mungkin hanya GP~00 yang sedikit berbeda musiknya namun tetap nuansa yang dihadirkan adalah downbeat/low, Underlapper memberikan single yang jazzy dengan suara suara synth dipadukan simbal dan piano yang bersahut-sahutan dan tempo yang semakin naik pada outro. Strangers Die Every Day mungkin lumayan baik untuk didengarkan berulang ulang, tipikal postrock yang suka memainkan tempo, ada saat-saat klimaks dan ada saat-saat relaksasi. Band lainnya yang bermain upbeat adalah Beast, Please Be Still, The Shy Trafficker yang memainkan postrock simpel paduan drum-bass yang dimainkan dengan tempo yang berbeda, hampir seperti Immanu El.

Watch this band : Strangers Die Every Die, Beast, Please Be Still, GP~00, The Shy Trafficker, dan The Evpatoria Report

My Rate : 7/10

Tracklist

Track 1. My Education: Bad Vibrations
Bad Vibrations, TBA TBA.
website: www.myeducationmusic.com
myspace: www.myspace.com/myeducation

Track 2. Last Days: Two Halves of a Line
These Places Are Now Ruins, 2007 n5md.
website: www.myspace.com/lastdaysmyspace
myspace: www.myspace.com/lastdaysmyspace

Track 3. Morning Stalker: Bromden
Silhouettes 2, 2007 Hello Square Recordings.
website: www.myspace.com/morningstalker
myspace: www.myspace.com/morningstalker

Track 4. GP~00: Achromatic
i, 2007 Forgotten Empires.
website: www.gp-00.com
myspace: www.myspace.com/paradoxprojects

Track 5. Underlapper: Renfeld
Red Spring, 2007 Feral Media.
website: www.myspace.com/underlapper
myspace: www.myspace.com/underlapper

Track 6. Strangers Die Every Day: Untitled
Split with Joseph Childress, 2007 Self-Released
website: www.strangersdieeveryday.com
myspace: www.myspace.com/strangersdieeveryday

Track 7. Building Castles Out of Matchsticks: Smile, Silly Face
Smile, Silly Face!, 2007 9.12 Records.
website: www.room101.net/buildingcastlesoutofmatchsticks
myspace: www.myspace.com/buildingcastlesoutofmatchsticks

Track 8. Beast, Please Be Still: The Guys at the Bar Served Murder
for a Nightcap
Beast, Please Be Still, TBA Beep Repaired.
website: www.beastpleasebestill.com
myspace: www.myspace.com/beastpleasebestill

Track 9. The Shy Trafficker: Ape Will Eat Chicken
Hard Fought, Found Thought, 2007 Self-Released.
website: www.shytrafficker.com
myspace: www.myspace.com/theshytrafficker

Track 10. The Evpatoria Report: Eighteen Robins Road
Maar, TBA TBA.
website: www.the-evpatoria-report.net
myspace: www.myspace.com/theevpatoriareport

Bands or labels wishing to be featured in the next volume should
submit an inquiry to info@thesilentballet.com.

About the Artist

Eric Ross is graphic designer by day, rock musician by night. Currently
attending the Pittsburgh Technical Institute, he’ll be graduating in July 2008
with an Associates Degree in Graphic Design. Those interested in contacting
Eric for other projects should do so at ross1566@students.pti.edu.


download link

thesilentballet




Sigur Ros - Hvarf/Heim (2007)














Penantian selama berbulan bulan terhitung sejak di beritakan penggarapan film yang dibintangi Sigur Ros pada pertengahan Agustus 2007 lalu, Heima, sudah membuat saya begitu penasaran terhadap materi album yang termasuk album b-sides,rarities nya Sigur Ros ini. Tak apalah walaupun bukan studio album tetapi sudah sedikit mengobati kerinduan akan nuansa galau yang disuguhkan icelandic's band ini sembari menunggu rilisan album penuhnya tahun depan.

Format double album Hvarf dan Heim yang total berjumlah 11 track merupakan lagu-lagu Sigur Ros yang telah terlebih dahulu di rilis namun dengan sedikit aransemen dan racikan akustik membuat album ini terdengar seperti album "baru".

3 track yang ada pada album Hvarf merupakan materi baru yang belum pernah di rilis oleh Sigur Ros pada album album sebelumnya,yaitu Salka, Hljomalind, dan I Gaer. Intro mengawang awang pada track Salka seolah menjadi "pembuka" untuk menerbangkan pendengarnya , dan diikuti dengan lenguhan falset Jonsi semakin membuat hati tertusuk dan bergidik, dengan lirik yang repetitif membuat lagu ini terasa nuansa gelap dan sendu khas Sigur Ros. Berbeda dengan Salka, pada track selanjutnya, Hljomalind, nuansa yang diciptakan lebih "segar", bagian yang saya sukai adalah ketika masuk sesi bridge menuju chorus yang diikuti backsound falset plus string yang melengking, bass yang "padat" dan konstan nya ketukan drum membuat bagian reff pada track ini menjadi klimaksnya. Pada track I Gaer diiringi suara triangle yang lembut tiba tiba dikejutkan dengan sound keras untuk kemudian menuntun Anda untuk mendengarkan falset Jonsi yang sekilas seperti orang yang kehilangan semangat hidup. Track ini dapat dikatakan track paling "keras" dibanding 2 track sebelumnya, dengan tidak melupakan sound sendu dan galau khas Sigur Ros tentunya.

Track lainnya berisi lagu lagu daur ulang, seperti Von (Von) yang dibuat 2 versi yang keduanya tetap menghadirkan atmosphere sendu, yang membedakan adalah Von pada album Heim ditampilkan secara akustik dan Von pada album Hvarf lebih terasa "keras". Kemudian Hafssol yang merupakan versi tambahan pada EP Hoppipolla versi akustik dengan sound bass yang "tebal". Lalu berturut turut versi akustik dari Samskeyti, Staralfur, Vaka, Agaetis Byrjun dan Heysatan yang melengkapi album b-sides, unreleased dan rarities Sigur Ros tahun ini. Namun sangat disayangkan di album ini tidak ditampilkan single Njosnavelin (Untitled #4) yang ditampilkan dalam film Heima.

Overall, walaupun materi dalam double album ini bukan merupakan sesuatu yang baru saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada mereka. Sembari menunggu album penuh nya dan film Heima (apakah akan rilis di Indonesia ?) ada baiknya sedikit bernostalgia dengan lagu lagu daur ulang Sigur Ros ini, niscaya hati Anda yang semula ceria akan luluh dan hati Anda yang semula galau akan semakin depresi setelah menyimak keseluruhan materi album ini , terlebih dengan didukung oleh cuaca yang hujan dan lampu kamar temaram, haha....

my rate : 8/10
download

All of a Sudden I Miss Everyone (Explosions In The Sky)